Cincin Yang Retak

Bukan judul sinetrooon, sodara-sodara...
ini tentang cincin kawin saya. Retak? yak, betul. R-E-T-A-K. cincin yang dilekatkan sama Ummi sejak lamaran 2 tahun yang lalu, dinyatakan secara resmi retak hari ini.

Apa pasal? kepentok dinding waktu nahan kepala 'Aqila. ya iyalah yaa.. mending cincin daripada kepala anak gw yang retaaaak >.<


Jadi sodara-sodara, jangan kaget yaa kalo ntar ketemu saya sudah tidak bercincin lagi.. soalnya retak cukup parah.. kalo terus-terusan dipake bisa belah jadi dua..

Sedih ga? Iya! iya banget! soalnya kan itu legitimasi sosial kalo saya itu sudah bersuami, hihihi..

tapi ada satu yang cukup menghibur:
ternyata waktu liqo kemarin, saya perhatiin jemari para temen liqo saya. Dan merekaaa... tidak bercincin!
cukup menghibuur, mengingat temen-temen liqo saya itu usia pernikahannya minimal sudah 4 tahun.. bahkan ada yang baru milad pernikahan yang ke-17! hihihi..

ga mutu ih postingannya.. hehe, sekali-kali ah! berhibur kan tiada salahnya.

-di sela-sela menunggu si Abhiw pulang liqo' (sigh, kenapa ikhwan itu liqo'-nya malem sih? hehe)-

¡Compártelo!

0 komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di Keluarga Hanif!
terimakasih yaa sudah berkunjung.. :)

Search

 

Followers

Rumah Bahagia ^__^ Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger